Kasus Katering Basi Kembali Terulang di Madinah

1 Dec

Jakarta – Kasus katering basi kembali terulang dalam pelaksanaan haji gelombang II di Madinah. Katering tersebut produksi perusahaan Fatani, yang dalam gelombang I juga tercatat dengan kasus katering basi. Untungnya belum ada jamaah yang memakan katering tersebut.

Makanan basi tersebut merupakan menu makan siang untuk Kloter 07 Embarkasi Banjarmasin (BTJ). Makanan tiba di Hotel Manzeli Haram, Madinah, tempat menginap kloter 07 BTJ setelah dzuhur atau sekitar pukul 12.30 waktu Arab Saudi, Rabu (1/12/2010).

Setelah dilakukan pengecekan oleh petugas pengawas katering ternyata ditemukan lauknya berupa daging dan sayuran rasanya sudah asam. Pengawas katering melaporkan kasus itu kepada Ketua Sektor III Madinah Kamalul Iman Bilah.

Atas laporan tersebut, semua ketua kloter diinstruksikan agar melarang jamaah memakan makanan kiriman Fatani tersebut. Hal ini untuk mengantisipasi agar kasus diare yang terjadi pada gelombang I karena katering basi tidak terulang.

“Pokoknya semua jangan dimakan dulu. Kita pastikan semua makanan untuk 325 orang ditarik,” kata Kamalul.

Sugiano, jamaah kloter 7 Banjarmasin mengatakan sayur dan daging yang disajikan untuk makan siang memang asam dan sedikit berlendir. Karena sudah diimbau agar tidak mengonsumsi makanan yang rasanya sudah asam, maka Sugiano pun hanya memakan nasinya.

“Nasinya biasa-biasa saja, jadi kami makan nasinya saja,” kata Sugiano.

Untuk kasus basi kali ini penyebabnya bukan karena pemanas (heater) yang tidak dicolokkan seperti saat gelombang I. Kali ini pemanas Fatani rusak sehingga panasnya tidak merata, bagian atas panas, tapi bagian bawah tidak panas.

Pihak Fatani mengatakan telah 12 kali menyediakan katering untuk kloter 7 BTJ. Selama ini tidak ada masalah dan baru kali ini ada makanan basi. Ditegaskan, heater yang mereka pakai pun merupakan heater baru. Pihak Fatani menyanggupi untuk mengganti makanan basi tersebut. Tapi untuk pengiriman makanan baru tersebut butuh waktu 1,5 hingga 2 jam.

“Saya sudah panggil teknisi, kita minta cek ulang semua heater, ada 60 heater, akan kita cek semua, kita tidak mau ada kasus lagi, kata Iman, penanggung jawab operasional Fatani.

Fatani mendapat order untuk menyedikan 30 ribu boks makanan untuk jamaah haji Indonesia. Pada gelombang I, sekitar 100 jamaah dari kloter 4 Banjarmasin (BTG), kloter 39 Solo (SOC) dan kloter 45 (SOC) mengalami diare karena makanan basi yang disajikan oleh Fatani.

Namun Fatani tetap dipakai pada gelombang II dengan alasan sulit mencari penggantinya. Namun Kepala Kesehatan Haji dr Wan Alkadri memastikan akan memutus kontrak Fatani di tengah jalan bila kasus diare terulang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: