DOSA YANG MEMATIKAN

2 Dec

Saya mengundang saudara saudara untuk kembali ke 3500 tahun yang lalu sebagai Orang Israel. Kita adalah umat pilihan Allah yang telah mengembara selama 40 tahun di padang dan berjalan dari satu tempat ke tempat yang lain seperti orang-orang Nomand dimana tidak ada rumah untuk kembali. Kita makan “mana” setiap hari, tapi dapat bertahan karena apa yang terbentang dihadapan kita. Kita tahu bahwa Allah akan memberikan tanah menjadi milik kita dan menjadikan kita satu bangsa yang besar. Kita tahu bahwa Allah berjanji memberikan kemenangan terhadap penduduk yang tinggal di sana. Janji itu telah menjadi kenyataan. Kita telah bearda di tepi sungai Yordan. Kita mengirim mata mata, dan mereka dapati bahwa orang orang di sana takut terhadap kita. Kita segera menyeberang sungai Yordan, sama seperti yang di lakukan Allah terhadap bapa-bapa kita, dengan terbelahnya sungai Yordan. Kita akhirnya tiba dirumah. Kita berterimah kasih pada Tuhan dan menyunat diri kita dan anak anak kita. Kita bahkan makan buah dan roti tak beragi, rasanya sangat enak.

Kita datang ke Jericho. Kita berjalan mengelilingi kota ini dan tembok yang mengeliling kota sebagai pelindung yang kokoh runtuh. Allah telah memberikan kita kemenangan. Ia sangat baik. Janjinya menjadi kenyataan dan masa depan kelihatan sangat cerah. Dengan Allah tidak ada yang dapat menghentikan kita.

Tapi kita harus bergerak untuk mengalahkan satu kota kecil bernama Ai. Hanya sedikit orang disana, jadi kita hanya mengirim 3000 orang untuk mengalahkan kota Ai. Tapi satu keanehan terjadi, mereka mengalahkan kita, mengejar kita, dan membunuh 36 orang sahabat-sahabat kita. Pengharapan kita menjadi hancur. Dimanakah Allah? Kenapa Ia tidak memberikan kemenangan kepada kita? Joshua pemimpin kita merobek jubahnya dan sujud dihadapan mezbah. Para tua-tua pun melakukan hal yang sama.

Joshua bertanya kepada Tuhan, kenapa hal ini terjadi? Apakah Allah membawa kita sampai sejauh ini untuk menghancurkan kita?

Kalau kita melihat cerita ini, sebernarnya bukan Allah penyebab masalah, tapi karena orang Israel melakukan dosa yang sangat besar terhadap Allah. Apa dosa itu? Tuhan meminta agar semua yang ada di kota Jericko harus dimusnahkan kecuali perak dan emas yang dikhususkan untuk Tuhan. Itu suci, dan menjadi milik Tuhan.

Dan seorang yang bernama Akhan, mengambil jubah yang indah, 200 syikal perak, sebatang emas seberat 50 syikal. Mungkin kita bertanya apakah Allah tidak overacting terhadap dosa ini? Yang dilakukan Akhan hanyalah mencuri sedikit dan berdusta tentang hal tersebut.

Masalah dengan dosa ini ialah semua dosa dibenci oleh Allah, tapi masalahnya lebih besar. Dosa ini lebih dalam dari itu. Dosa ini disebabkan oleh satu akar dosa. Satu dosa yang diakui Achan di depan orang Israael dalam Joshua 7:21. Ia mencuri karena ingin akan hal tersebut. Ia mengambil itu menjadi satu keserakahan untuk dirinya. Serakah adalah mengingini satu hal, lebih dan lebih. Deceritakan bahwa ada seorang pengemis meninggal dunia yang disebabkan oleh kelaparan. sesudah ia meninggal ditemukan $10.000.000 di bank accountnya. Uang lebih penting dari dirinya sendiri.

Banyak diantara kita juga memiliki sifat serakah ini. Keinginan untuk memiliki sesuatu, keinginan untuk dapat lebih banyak dari yang kita butuhkan. Kalau melihat orang lain memiliki sesuatu yang tidak kita miliki, kita katakan kita ingin mendapatkan barang yang sama. Tidak pernah puas dengan apa yang kita miliki.

Kenapa serakah adalah dosa yang besar? Karena hal ini merupakan penolakan terhadap pemberian Allah, gantinya berterimah kasih pada Tuhan, kita katakan kita mau lebih, pikirkan semua yang Tuhan sudah buat untuk Akhan dan berkat yang dijanjikan Tuhan kepadanya, tapi ia mau mendapatkan lebih. Satu hal yang buruk ialah ingin mendapatkan lebih menjadi sangat penting, lebih penting dari Allah bagi kita. Tuhan katakana sulit bagi orang kaya untuk masuk Surga.

Lukas 16:13 mengatakan bahwa kita tidak bisa mengabdi kepada Tuhan dan mamon, karena kita akan mengasihi yang satu dan membenci yang lain. Banyak orang tidak ke gereja pada hari sabtu karean bekerja 7 hari dalam 1 minggu agar dapat lebih banyak uang. Serakah berarti percaya pada uang lebih dari pada Allah. 1Timotius 6:10 mengatakan bahwa akar dari segala kejahatan adalah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.

Manusia sering menaruh pengharapan mereka kepada sesuatu yang tidak kekal. Matius 6:19-20 mengatakan janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. Tetapi kumpulkanlah harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya.

Setelah gempa bumi yang menghancurkan kota Pompey, Orang pertama yang telah menginggal ditemukan sedang menggengam koin ditangannya. Uang tidak menolong dia.

Dosa keserakahan yang kita buat secara pribadi juga mempengaruhi orang lain. Allah marah kepada semua orang Israel karean dosa dari Akhan. Dosa yang ia buat menyebabkan kekalahan dan kematian bagi bangsa Israel. Dosa yang kita buat juga sering kali menyebabkan kematian rohani bagi orang lain dan memimpin kepada dosa-dosa yang lain. Karena serakah, Akhan mencuri dan berdusta. Keserahan memimpin kita untuk berdusta soal pembayaran pajak. Pernakah anda membayar di bawah tangan? Mengatakan business expense padahal tidak? Tidak membayar perpuluhan, Tidak membantu orang orang lain yang kelaparan,

Mencuri. Keserakahan menyebabkan kesengsaraan, keluarga berantakan, dan banyak ibu rumah tangga bekerja full time dan membiarkan anak anak menderita. Keserakahan membuat kita fokus terhadap apa yang kita miliki, sehingga kita tidak menikmatinya.

Untuk Akhan ini menyebabkan kematiannya. Untuk banyak orang menyebabkan kematian rohani. Apa yang terpenting untuk anda? Apa yang anda miliki? Prestige anda? apa yang orang pikirkan tentang Anda? Atau apakah itu Allah?

Jangan ada penghalang antara anda dan Allah. Jangan ada yang lain menjadi Allah anda. Dari dalam hati, dapatkah anda katakana saya mau menyerahkan segala sesuatu yang saya miliki apabila Allah memintanya dari saya. Allah adalah segala sesuatu yang terpenting saya perlukan.

sumber : kadnet

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: